Yogyakarta memiliki satu kuliner khas yang melekat yakni gudeg. Jika biasanya gudeg bercita rasa manis dan gurih, beda dengan beberapa gudeg yang dijajakan di warung berikut. Ya, bukan rasa manis melainkan rasa super pedas atau yang lebih dikenal dengan istilah 'mercon' yang traveler temukan.

Berikut rekomendasi tujuh warung gudeg mercon terpedas di Yogyakarta: Gudeg Mercon Bu Tinah sudah ada sejak 1992 dengan rasa yang super pedas sehingga dijuluki gudeg mercon. Seperti kebanyakan gudeg, seporsi gudeg mercon berisikan nasi, gudeg (nangka), areh (santan kental), dan sayur tempe beserta krecek.

Bedanya, gudeg mercon ini punya sayur krecek yang super pedas. Bahkan rasa pedas akan langsung menyambar di mulut ketika suapan pertama. Rasa pedas tersebut terasa pas dengan gurih nya areh, dan gudegnya yang berasa sedikit manis.

Pembeli bisa memilih beberapa lauk yang disediakan, mulai dari gorengan, telur, ayam, sate, tahu, tempe, dan beberapa lauk lainnya. Gudeg mercon buka setiap hari mulai pukul 21.00 WIB hingga menjelang pagi dan dijajakan di lapak sederhana yang berada di pinggir jalan Asem Gede Nomor 8, Cokrodiningratan, Jetis, Yogyakarta. Wijilan adalah salah satu daerah di Jogja yang terkenal dengan deretan warung gudeg menggugah selera.

Jika traveler menelusuri daerah Wijilan, saatnya mampir ke Gudeg Wijilan Yu Djum. Salah satu gudeg legendaris diantara banyak gudeg lainnya. Bumbu Gudeg Yu Djum yang manis dipadu dengan kuah yang pedas mampu membuat sensasi rasa yang tidak terlupakan.

Gudeg Yu Djum juga menyediakan paket kendil yang bisa dibawa pulang sebagai oleh oleh untuk sanak saudara. Warung Gudeg Yu Djum ini berlokasi di Kaliurang Km 4,5 Yogyakarta. Gudeg Mercon Yu Yam terletak di Jalan magelang kilometer 5 ini menyajikan gudeg dengan cita rasa pedas.

Baca:  Apa Perbedaan Umrah Backpacker & Umrah Reguler

Menu yang disajikan di warung gudeg ini cukup beragam, tidak hanya gudeg mercon saja. Terdapat aneka macam lauk pedas yang menggugah selera, dan ragam olahan oseng mercon. Di antaranya mercon usus, mercon kikil, mercon tempe, dan mercon daun kates.

Warung gudeg mercon Yu Yam buka mulai pukul 01.00 WIB. Gudeg mercon Yogyakarta selanjutnya, terletak di Jalan Diponegoro Nomor 100, Jetis, Cokrodiningratan. Warung gudeg mercon mbak Yuni ini buka mulai pukul 18.00 WIB sampai pukul 24.00 WIB.

Sama dengan gudeg mercon lainya, gudeg mercon ini terkenal dengan rasa pedasnya yang luar biasa. Gudeg ini biasanya akan disajikan dengan telur rebus, tahu dan tempe bacem, kerecek yang pedas dan juga daging ayam. Warung gudeg ini sudah berdiri sejak 1993 serta sudah membuka cabang lain di daerah yang sama.

Dulunya warung gudeg ini membuat gudeg dengan rasa yang manis dan gurih. Namun sekarang gudeg ini juga telah membuat gudeg mercon Yogyakarta yang terkenal dan super pedas. Bahkan gudeg mercon Bu Lies kini hadir dalam kemasan kaleng yang bisa bertahan sampai setahun.

Gudeg Sagan termasuk satu gudeg mercon di Yogyakarta dan baru dibuka pada 2003. Gudeg Sagan juga memiliki beragam lauk pauk seperti telur bebek, ayam kampung, pindang rebus, dan sambal krecek ditambah sayur tempe. Gudeg Sagan ini tidak menggunakan MSG dalam pengolahannya.

Gudeg Sagan baru buka sore hari, mulai pukul 16.00 WIB dan berada di Jalan Prof.DR.Herman Yohanes 53 Sagan Yogyakarta. Gudeg Bromo Bu Tekluk ini bisa jadi pilihan traveler yang ingin merasakan sensasi pedas bercampur gudeg basah. Dalam satu porsi gudeg Bromo Bu Tekluk terdiri dari gudeg basah yang disiram areh gurih dan dilengkapi dengan sambal krecek yang pedas dan berbagai macam lauk tambahan seperti telur bacem, ayam suwir, tahu, tempe, kepala ayam hingga ceker.

Baca:  5 Alasan Cowok Kurang Suka Drama Korea, Kisahnya Monoton hingga Selalu Happy Ending

Uniknya, selain rasanya kreceknya yang pedas, krecek yang digunakan bukanlah krecek sapi tapi krecek kerbau. Krecek kerbau dipakai karena tidak mudah hancur dan tetap kenyal ketika disantap. Gudeg Bromo ini buka mulai dari pukul 23.00 WIB hingga 05.00 WIB.

Tags: , , , ,
Avatar
Lakukan hal-hal yang kau pikir tidak bisa kau lakukan. Yakinlah kau bisa dan kau sudah separuh jalan menuju ke sana. Lakukan yang terbaik, sehingga kita tak akan menyalahkan diri sendiri atas segalanya.

Related Article

0 Comments

Leave a Comment