Pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) online 2019 jalur non zonasi untuk wilayah Provinsi DKI Jakarta akan dibuka pada Selasa (2/7/2019) besok. Pendaftaran PPDB Online SMP/SMA 2019 untuk wilayah DKI Jakarta jalur non zonasi dibuka dari 2 Juli 4 Juli 2019. Di hari terakhir pendaftaran PPDB Online SMP/SMA 2019 untuk wilayah DKI Jakarta jalur non zonasi akan ditutup pada pukul 15.00 WIB.

Pendaftaran PPDB SMP/SMA Jakarta untuk jalur non zonasi di tahap pertama dibuka dengan kuota paling sedikit 35% (tiga puluh lima persen) dari daya tampung kedua dengan rincian: 1) Paling sedikit 30% (tiga puluh persen) Calon Peserta Didik Baru yang berdomisili di Provinsi DKI Jakarta, ditunjukkan dengan Kartu Keluarga yang dikeluarkan oleh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Provinsi DKI Jakarta dan tercatat dalam sistem data kependudukan paling akhir tanggal 2 Januari 2019 yang terdiri dari 80 persen untuk umum dan 20 persen untuk afirmasi; 2) Paling banyak 5% (lima persen) Calon Peserta Didik Baru yang berdomisili di luar Provinsi DKI Jakarta.

Calon peserta didik baru juga perlu memperhatikan pilihan sekolah pada saat pengajuan pendaftaran secara daring, sebagai berikut: 1) Untuk SMA paling banyak 3 (tiga) Peminatan; 2) Pilihan peminatan pada saat pengajuan pendaftaran secara daring untuk SMA paling tinggi 3 (tiga) peminatan pada 1 (satu) sekolah yang sama maupun pada sekolah yang berbeda;

Nantinya bagi calon peserta didik baru yang diterima sementara di sekolah pilihan selama proses seleksi tidak dapat mengganti pilihan sekolah. Calon peserta didik baru yang dinyatakan diterima, wajib melakukan lapor diri di sekolah pilihan yang diterima sesuai jadwal. Lantas apakah perlu mengambil token dan verifikasi kembali untuk pendaftaran PPDB SMP/SMA DKI Jakarta jalur non zonasi?

Baca:  Unika Atma Jaya Kembali Gelar Social Entrepreneur Marketplace  

Melansir Twitter resmi @ppdbdki1, apabila calon peserta didik baru ingin mendaftar PPDB SMP/SMA DKI Jakarta jalur non zonasi maka terdapat aturan yang harus diketahui. Jika calon peserta didik baru ingin daftar di jalur non zonasi tapi sebelumnya telah dinyatakan tak diterima di jalur zonasi maka tak perlu mengambil token dan verifikasi berkas ke skeolah. Calon peserta didik baru bisa langsung menginput pilihan sekolah via website ppdb.dkijakarta.go.id.

Jika calon peserta didik baru sempat mendaftar di jalur zonasi dan hasilnya tak diterima, kemudian ingin mendaftar kembali di sekolah yang sama melalui jalur non zonasi maka diperbolehkan. Hal tersebut karena saat jalur non zonasi, semua sekolah di DKI Jakarta bisa di pilih. Bagi calon peserta didik baru yang tak diterima di jalur zonasi kemudian ingin ikut mendaftar di jalur non zonasi, maka panitia PPDB DKI Jakarta memperbolehkan.

Calon peserta didik baru bisa menggunakan token dan akun yang sama untuk memilih sekolah. Berikut alur pendaftaran PPDB DKI Jakarta jalur non zonasi yang dilansir dari ppdb.jakarta.go.id pada Senin (1/7): 1. Calon peserta didik baru datang ke sekolah terdekat dengan membawa berkas persyaratan;

2. Operator sekolah melakukan verifikasi berkas; 3. Calon peserta didik baru menerima akun; 4. Calon peserta didik baru melakukan aktivasi, login dan memlilih sekolah secara online mandiri

5. Calon peserta didik baru mencetak tanda bukti pendaftaran; 6. Calon peserta didik baru melihat hasil seleksi secara online.

Tags: , , , ,
Avatar
Lakukan hal-hal yang kau pikir tidak bisa kau lakukan. Yakinlah kau bisa dan kau sudah separuh jalan menuju ke sana. Lakukan yang terbaik, sehingga kita tak akan menyalahkan diri sendiri atas segalanya.

Related Article

0 Comments

Leave a Comment