Fakta pelaku perampokan toko emas di Magetan, gagal persenjatai diri dengan samurai dan bom rakitan, ternyata pernah dipenjara karena menusuk mantan Bupati Madiun. YT (41), pelaku perampokan toko emas di Magetan ternyata pernah menusuk Bupati Madiun pada 2009 silam. Sabtu pagi (24/8/19) sekitar pukul 09.00 WIB, warga sekitar Jalan Raya Tebon, Kecamatan Barat, KabupatenMagetandigegerkan dengan aksiperampokandi sebuah toko emas.

Pelaku sempat mengancam pegawai toko emas dan pecahkan salah satu kaca etalase toko tersebut. Dengan mengancam pelaku tersebut meminta untuk mengosongkan uang di laci toko. Sembari ia memecahkan etalase untuk mengambil sejumlah perhiasan emas yang dipajang di etalase tersebut.

Sontak kenekatan pelaku berinisial YT (41) itu membuat panik pengunjung toko yang sedang ramai saat itu. Pengunjung toko pun berhamburan keluar dan menjadi perhatian banyak warga yang berada di sekitar lokasi. Pasalnya lokasi perampokan tersebut berdekatan dengan pasar tradisional setempat.

"Sambil mengacung acungkan sebilah samurai dan bom rakitan diletakkan di atas etalase. Belum jauh pelaku lari, ada teman yang juga karyawan toko emas Dewi Sri, teriak rampok… rampok…., sehingga banyak massa yang menghadang," kata Lilis, pegawai toko emas, dikutip dari Surya.co.id. Namun ancama bahwa pelaku membawa samurai dan bom rakitan tak membuat warga gentar sedikitpun. Belum sempat melarikan diri menggunakan motor bebeknya, pelaku sudah dihadiahi lemparan batu batako dari warga yang ada disekitarnya.

Tak cukup sampai di situ saja, bahkan beberapa warga nekat mengejar dan melayangkan bogem mentah kepada pelaku hingga pelaku tak sempat membalas dengan senjata dan bom rakitan yang ia bawa. "Pelaku belum sempat lari dengan mengendarai kendaraan motor bebek, dari belakang di hantam batako warga, jatuh tersungkur kemudian ditangkap warga,"ujar karyawan toko perhiasan emas Dewi Sri, Lilis Susanti kepada Surya.co.id, yang juga saksi mata. Faktanya bawa lokasi kejadian tersebut berdekatan dengan kantor polisi setempat.

Baca:  Kronologi hingga Identitas 5 Tersangka TERBARU Pembunuhan Wanita yang Jasadnya Berada dalam Karung

Bahkan lokasi toko emas Dewi Sri dengan Polsek Barat, Resor Magetan hanya berjarak beberapa meter saja. Menerima laporan mengenai aksi perampokan yang mempersenjatai diri dengan samurai dan bom rakitan, membuat kepolisian setempat langsung bergerak. Sejumlah anggota Densus 88 dikirim untuk menggeledah rumah pelaku dan kios toko plastik milik pelaku perampokan tersebut.

Densus 88 diturunkan ke lokasi yang beralamatkan Pasar Sumur Tiban, Jalan Diponegoro, RT 22 / RW 04 Desa Kincang Wetan, Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun. Diterjunkannya tim ini merujuk pada dugaan pelaku perampokan yang dikabarkan mempersenjatai diri dengan bom rakitan. Ternyata pelaku YT dalam rekam jejaknya pernah ditahan pada tahun 2009.

Dilansir dari Surya.co.id , pelaku ditahan karena menusuk mantan Bupati Madiun, Muhtarom di sebuah acara Bakti Sosial Terpadu pada 22 Desember 2009. Pelaku saat itu menusuk korban menggunakan obeng. Pernyataan ini disampaikan oleh tetangga pelaku, Henry Fahrudin (49).

"Iya, dulu pernah ditahan. Kena setahun setengah kalau tidak salah. Hal ini juga dibenarkan Kasat Reskrim Polres Madiun, AKP Logos Bintoro, saat dikonfirmasi. YT pernah ditahan atas kasus penusukan mantan BupatiMadiun, Muhtarom, akhir 2009 lalu.

"Iya," kata Logos saat dikonfirmasi oleh Surya.co.id melalui pesan WhatsApp. Senjata yang digunakan Yusuf Trianto (41), warga Desa Kincang Wetan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, dalam melakukanperampokanToko EmasMorodadi cap Dewi Sri di Kecamatan Barat, KabupatenMagetan, Sabtu (24/8/2019) kemarin ternyata sebuahpistol mainan. Kapolres Magetan AKBP Muhammad Riffai mengatakan, pihaknya saat ini masih mendalami kasus perampokan itu serta ancaman penggunaan bom rakitan.

"Senjata yang digunakan itu pistol mainan,” kata Riffai, Sabtu. Setelah diamankan warga ketika hendak kabur usai merampoktoko emas, Yusuf diperiksa intensif pihak Kepolisian Sektor Magetan. Satuan Brimob juga melakukan penggeledahan di sebuah kios di Jalan Diponegoro, Desa Kincang Wetan, Madiun, yang digunakan tersangka untuk berjualan plastik.

Baca:  Dua WNI Tipu Warga Negara Mexico Lewat Website Penjualan Alat Kesehatan Sebesar Rp 118 Juta

“Kalau pagi dia menjual di kios paling ujung sama istrinya. Jualannya plastik kresek,” ujar Sapto, salah satu warga Desa Kincang Wetan, Minggu. Toko Emas Morodadi cap Dewi Sri di Kecamatan Barat Kabupaten Magetan menjadi korban perampokan, Sabtu kemarin. Tersangka pelaku, Yusuf Triono, dalam aksinya mengancam kasir toko dengan pistol yang belakangan diketahui sebagai pistol mainan. Pelaku juga mengancam bahwa dia membawa bom saat menguras perhiasan emas di etalase toko.

Yusuf sempat membawa kabur sejumlah perhiasan dan uang. Namun warga yang melihat aksi kejahatan tersebut berhasil menangkap Yusuf saat dia hendak kabur.

Tags: , , , , , ,
Avatar
Lakukan hal-hal yang kau pikir tidak bisa kau lakukan. Yakinlah kau bisa dan kau sudah separuh jalan menuju ke sana. Lakukan yang terbaik, sehingga kita tak akan menyalahkan diri sendiri atas segalanya.

Related Article

0 Comments

Leave a Comment