Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump masih saja menggunakan ponsel pribadinya, meskipun para pejabatnya telah memperingatkan bahwa benda itu rentan diretas oleh intelijen Rusia. Komite intelijen Gedung Putih merilis serangkaian catatan telepon pada awal pekan ini sebagai bagian dari penyelidikan terkait rencana pemakzulan terhadap Trump. Dikutip dari laman huffpost.com, Senin (9/12/2019), catatan catatan itu menunjukkan sejumlah panggilan yang dilakukan antara Pengacara pribadi Trump, Rudy Giuliani dengan orang asing saat di Gedung Putih.

Mengutip dari pernyataan mantan pejabat AS dan pejabat yang masih menjabat di Gedung Putih saat ini, Trump mungkin saja telah menjadi penerima telepon itu namun tidak ada indikasi bahwa mereka telah dienkripsi. "Itu terjadi setiap saat," kata seorang mantan ajudan Trump, merujuk pada panggilan Trump dengan Giuliani melalui ponsel. Sebelumnya, Trump telah dikritik karena kegemarannya menggunakan perangkat gadget pribadi.

Pada Mei 2018, ia disebut menggunakan dua iPhone yang khusus dikeluarkan pemerintah namun tidak memiliki fitur keamanan terbaik untuk seorang kepala negara. Seorang pejabat AS mengatakan bahwa rekomendasi yang menyarankan agar perangkat diganti setiap bulannya untuk menghindari pemantauan adalah suatu hal yang merepotkan. The New York Times melaporkan pada Oktober 2018 bahwa laporan intelijen AS mengindikasikan mata mata Tiongkok dan Rusia dapat mendengarkan panggilan Trump melalui iPhone yang digunakannya.

Namun saat itu, Trump masih enggan menyerahkan perangkat gadget pribadinya itu. Kali ini Trump kembali muncul dengan laporan yang sama, terkait penggunaan iPhone. Pada Oktober tahun lalu, ia menyebut laporan yang mengatakan ponselnya telah diretas adalah 'salah besar'.

Trump menegaskan dirinya menggunakan ponsel pemerintah. Kendati demikian, suamk dari Melania Trump ini dikabarkan telah memberikan nomor ponsel pribadinya kepada berbagai pemimpin dunia. Namun tidak jelas kapan dan apa isu yang ia bicarakan dengan para pemimpin dunia hingga harus menggunakan perangkat pribadinya itu.

Baca:  Ditemani Pria yang Berusaha Menutupi Viral Wanita Buang Air Besar di Pinggir Jalan saat Macet

Perdana Menteri Inggris Boris Johnson dan Presiden Prancis Emmanuel Macron pun memiliki nomor tersebut. Sama halnya dengan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan serta Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau yang juga dilaporkan memiliki nomor ponsel Trump.

Tags: , , , ,
Avatar
Lakukan hal-hal yang kau pikir tidak bisa kau lakukan. Yakinlah kau bisa dan kau sudah separuh jalan menuju ke sana. Lakukan yang terbaik, sehingga kita tak akan menyalahkan diri sendiri atas segalanya.

Related Article

0 Comments

Leave a Comment