Insiden tragis dialami sepasang kekasih asal Rusia. Keduanya terjatuh saat tengah melakukan hubungan intim di ambang jendela sebuah apartemen. Karena insiden tersebut, si wanita tewas sementara pasangannya selamat setelah mendarat di atasnya.

Insiden itu terjadi di sebuah apartemen di St Petersburg, Jumat (5/7/2019). Wanita itu diperkirakan berusia 30 tahun, ditemukan tewas di atas aspal halaman apartemen. Menurut penjelasan seorang saksi mata, tetangga apartemen, mereka sebelumnya melihat TV yang terjatuh dari jendela apartemen, lalu disusul wanita itu dan kekasihnya jatuh ke bawah.

Wanita yang tidak diketahui identitasnya itu mendarat dengan kepala lebih dulu di aspal dan mati seketika. Dia diperkirakan menggunakan celana olahraga dan kemeja. Sementara itu si pria tidak ditemukan di tempat kejadian, diperkirakan selamat dan hanya mengalami luka ringan karena tubuhnya menimpa gadis itu dan jatuh di semak belukar di dekatnya.

Dia kemungkinan kembali mengikuti pesta. Polisi dipanggil setelah kejadian tersebut. Dan saat polisi tiba, orang orang di pesta diduga melemparkan kain pel keluar dari jendela ke arah mereka. Hasil investigasi awal menunjukkan bahwa korban tengah berpesta dan minum minum dengan empat orang pria di apartemen lantai 9.

Kemudian di malam hari, wanita itu dan salah seorang pria berdiri di ambang jendela dan jatuh. Menurut laporan media setempat, proses investigasi terhadap kejadian tersebut sedang berlangsung. Lain pula cerita wanita berikut ini.

Baru baru ini seorang wanita Taiwan yang dikenal sebagai "Bikini Climber" atau pendaki berbikini menjadi orang terakhir yang mati saat berburu foto sempurna, untuk diposting dalam media sosial. Gigi Wu, merupakan seorang pengguna aktif media sosial Facebook. Dirinya kerap muncul karena memposting foto foto dirinya menggunakan bikini saat mendaki. Ia ditemukan membeku hingga mati setelah jatuh dari ketinggian 65 kaki.

Baca:  Juragan Durian Buka Sayembara Mencari Suami untuk Putrinya, Intip Syaratnya

Pendaki gunung berusia 35 tahun ini melakukan pendakian solo selama delapan hari. Menurut laporan Taiwan News, pada Sabtu (19/1/2019) dia menelfon seorang teman dan mengatakan bahwa dia telah jatuh di jurang Gunung Yushan, Taiwan. Itu membuatnya tidak mampu bergerak karena cedera kaki. Tim penyelamat tidak dapat mengangkatnya sampai 28 jam, karena kondisi cuaca yang buruk. Tetapi pada saat itu, wanita muda itu sudah mati.

Ia jatuh pada ketinggian lebih dari 5.500 kaki, dengan suhu berada di sekitar titik beku, kata Cmdr. Lin Cheng I dari Departemen Pemadam Kebakaran Kabupaten Nantou. Wu, yang memiliki nama lengkap Wu Chi yun, adalah bintang media sosial lokal. Ia kerap yang berpose di beberapa puncak tertinggi Taiwan dalam pakaian minim. Dalam satu gambar, dia berdiri dengan bikini warna warni dan topi biru, dengan batu batu berbahaya di latar belakang.

Pada Malam Natal, ia berbagi gambar yang menunjukkan kakinya yang tergores setelah terluka pada musim gugur sehingga ia berkata bahwa ia beruntung bisa selamat. Wu bukanlah orang pertama yang meninggal saat hendak mengambil foto untuk dibagikan di media sosial. Pasangan India, pada Oktober 2018 lalu, meninggal di Taman Nasional Yosemite saat mengambil selfie. Mereka dilaporkan telah minum sebelum kecelakaan.

Ada lagi, meenakshi Moorthy, seorang "pecandu adrenalin"dan suaminya, Wisnu Viswanath, 29, mengambil foto untuk media sosial dan sebuah blog perjalanan yang disebut "Liburan & Bahagia selamanya Afters." Lain lagi pada kejadian yang menimpa seorang pria Minnesota berusia 22 tahun. Pada tahun 2017 lalu, ia ditembak dan dibunuh oleh pacarnya yang sedang hamil saat hendak membuat sebuah aksi untuk saluran Youtube milik mereka. (cr12/trbun medan.com)

Baca:  Perdamaian Abadi di Timur Tengah Hanya Tercipta Jika Negara Palestina Tegak Berdiri
Tags: , , , , , ,
Avatar
Lakukan hal-hal yang kau pikir tidak bisa kau lakukan. Yakinlah kau bisa dan kau sudah separuh jalan menuju ke sana. Lakukan yang terbaik, sehingga kita tak akan menyalahkan diri sendiri atas segalanya.

Related Article

0 Comments

Leave a Comment