<div id='Tentang'><ul ><li style='border bottom : 1px solid #a2a9b1;'><h2> </h2></li></ul> </div> <span> Paraplegia adalah kondisi medis yang melibatkan gangguan fungsi motorik atau sensorik pada pinggang ke bawah.</span> <span>Paraplegia merupakan klasifikasi kelumpuhanakibat hilangnyakemampuan tubuh untuk bergerak atau merasakan sensasi setelah kerusakan saraf di tubuh.</span>

<span class="">Kebanyakan orang dengan paraplegia memiliki kaki yang sehat sempurna.</span><span> </span> <span class="">Sebaliknya, masalahnya terletak pada otak atau sumsum tulang belakang, yang tidak dapat mengirim atau menerima sinyal ke tubuh bagian bawah karena cedera atau penyakit. </span> <span class="">Paraplegia sangat bervariasi dari satu orang ke orang lain.</span><span> </span>

<span class="">Umumnya penderita Paraplegia dudukdi kursi roda, tidak bisa menggerakkan lengan atau kakinya, tidak bisa merasakan apa pun di bawah pinggang, dan tidak bisa berjalan.</span> <span class="">Namun, Paraplegia sebenarnya memiliki berbagai kemampuan yang dapat berubah dari waktu ke waktu, seiringmembaiknya kesehatan mereka.</span> <div id='Penyebab'><ul ><li style='border bottom : 1px solid #a2a9b1;'><h2> </h2></li></ul> </div>

<span class="">Paraplegia sebagian besar disebabkan oleh cedera tulang belakang karena kecelakaan atau trauma lainnya.</span><span> </span> <span class="">Kecelakaan yang paling umum termasuk kecelakaan kendaraan motor dan jatuh pada mereka yang berusia di atas 65.</span> <span>Cedera tulang belakang tidak selalu langsung terlihat dan mati rasa atau lumpuh dapatmemakan waktu agak lama atau langsung terjadi.</span><span> </span>

<span>Cedera tambahan dapat terjadi akibat pembengkakan dan perdarahan yang terjadi.</span> <span>Untuk alasan ini, penting bahwa pengobatan medisharus segera dilakukan, karena waktu sangat penting untuk pemulihan yang optimal.</span> <span>Selain itu, kondisi bawaan seperti spina bifida, di mana elemen saraf kanal tulang belakang terpengaruh, juga merupakan penyebab yang diketahui.</span><span> </span>

<span>Kerusakan juga dapat terjadi karena tumor atau pembekuan darah, namun ini jarang terjadi.</span> <span>Paraplegia paling umum terjadi pada pria karena mereka dianggap memiliki kecenderungan yang lebih besar untuk melakukan hal hal mengakibatkan Paraplegia. </span> <span class="">Penyebab utama cedera tulang belakang meliputi:</span>

Baca:  Kolaborasi Kemenkes dan Enesis Group untuk Tingkatkan Kualitas Kesehatan

<span>Beberapa penyebab paraplegia lainnya meliputi:</span> <div id='Gejala'><ul ><li style='border bottom : 1px solid #a2a9b1;'><h2> </h2></li></ul> </div> Umumnya, gejala Paraplegia yang sering dikeluhkan adalah:

Untuk mengetahui lebih jelas, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik terutama pemeriksaan saraf motorik dan sensorik penderita. Selain itu ada pula beberapa tes untuk mendiagnosa Paraplegia, yaitu: <div id='Kategori'><ul ><li style='border bottom : 1px solid #a2a9b1;'><h2> </h2></li></ul> </div>

Jika lengan juga dipengaruhi oleh kelumpuhan, quadriplegia adalah terminologi yang tepat. Jika hanya satu anggota tubuh yang terpengaruh, istilah yang benar adalah monoplegia.Paraplegia selanjutnya dikategorikan menjadi lengkap atau tidak lengkap. Paraplegia lengkap adalah kerusakan mutlak pada daerah sumsum tulang belakang.

Seseorang dengan paraplegialengkap mungkin mengalami kehilangan fungsi sensorik dan motorik total. Di sisi lain, paraplegia yang tidak lengkap mendefinisikan kerusakan parsial. Misalnya, seseorang dengan paraplegia yang tidak lengkap mungkin memiliki fungsi sensorik tetapi tidak ada gerakan, atau sebaliknya.

Tingkat fungsi yang hilang karena paraplegia sesuai dengan tingkat kerusakan pada sumsum tulang belakang dan daerah yang terkena. Area sumsum tulang belakang yang menyebabkan paraplegia adalah toraks, lumbar atau sakral.Cedera pada toraks atas (T1 hingga T8), yang kira kira berdekatan dengan dada, sering mengakibatkan kontrol badanyang buruk. Kerusakan pada toraks bagian bawah (T9 hingga T12) memungkinkan kerusakan fungsi dan postur tubuh. Kerusakan lumbar dan sakral menyebabkan fungsi fleksor dan pinggul yang buruk.

<div id='Pengobatan'><ul ><li style='border bottom : 1px solid #a2a9b1;'><h2> </h2></li></ul> </div> <span>Pada dasarnya, penanganan tergantung dari penyebab yang mendasari terjadinya paraplegia.</span> <span>Beberapa opsi tatalaksana termasuk:</span>

Tags: , , , ,
Avatar
Lakukan hal-hal yang kau pikir tidak bisa kau lakukan. Yakinlah kau bisa dan kau sudah separuh jalan menuju ke sana. Lakukan yang terbaik, sehingga kita tak akan menyalahkan diri sendiri atas segalanya.

Related Article

0 Comments

Leave a Comment