Pengamat ekonomi INDEF, Bhima Yudhitira Adhinegara menyatakan, para investor, terutama di pasar modal, sangat menuggu nunggu siapa saja sosok sosok menteri baru yang akan dipasang Jokowi maruf Amin di tim ekonomi mereka di 5 tahun pemerintahannya. Ini karena para investor selama ini kecewa terhadap kinerja para menteri Jokowi di tim ekonomi selama hampir 5 tahun terakhir. Sikap investor sendiri cenderung wait and see terhadap momen pelantikan presiden dan wakil presiden yang akan diselenggarakan pada 20 Oktober 2019 mendatang.

Para investor asing telah mencatatkan jual bersih saham sebesar Rp 108,4 miliar hingga siang ini. Jika dihitung hingga satu bulan terakhir, aksi jual ileh investor asing di bursa sudah mencapai Rp 2,18 triliun. Bhima menyebutkan, sejumlah kementerian dianggap memiliki segudang tugas yang harus dibenahi.

"Misalnya kinerja Kementerian Perdagangan yang memperburuk defisit perdagangan, kinerja menteri BUMN dimana pengelolaan utang BUMN yang ugal ugalan dan banyak penugasan yang dipaksakan," kata Bhima. Bhima menegaskan, jika pemilihan sosok menteri di kursi 'tim ekonomi' Jokowi Ma'ruf sesuai dengan harapan pelaku pasar, para investor asing diyakini akan untuk kembali masuk ke Indonesia. "Jadi semakin banyak yang dirombak, market semakin happy," tegas Bhima.

Baca:  10 Alasan Mengapa Tak Boleh Meremehkan Sektor Pertanian
Tags: , , , , ,
Avatar
Lakukan hal-hal yang kau pikir tidak bisa kau lakukan. Yakinlah kau bisa dan kau sudah separuh jalan menuju ke sana. Lakukan yang terbaik, sehingga kita tak akan menyalahkan diri sendiri atas segalanya.

Related Article

0 Comments

Leave a Comment