Ganda putra Indonesia, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon bakal menghadapi seniornya, Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan pada babak final China Open 2019 BWF World Tour Super 1000. Kepastian itu mereka dapatkan setelah mengalahkan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, dengan skor 21 8, 21 16. Meski dari tiga kali laga final kontra The Daddies, Marcus/Kevin selalu menang, namun kali ini mereka tak akan lengah, terlebih Hendra/Ahsan baru saja menyabet gelar juara dunia.

“Mereka habis jadi juara dunia, kami harus siap, nggak akan gampang melawan mereka,” sebut Marcus soal laga final. Sementara itu, pada laga semifinal tadi Dari awal permainan, Kevin/Marcus terus mengontrol dan tak memberikan kesempatan Fajar/Rian untuk mengembangkan permainan. Mereka unggul jauh hingga 11 3 di game pertama. Pada game kedua, pertandingan lebih ramai, Kevin/Marcus tetap memimpin 17 14. Di akhir game, Kevin/Marcus terus menekan dan akhirnya memenangkan pertandingan.

“Puji Tuhan kami mainnya lebih baik, kami bisa kontrol situasi dan lebih tenang, karena di sini bolanya gampang gampang susah, tapi kami nisa kontrol,” kata Kevin soal pertandingan. “Waktu masuk lapangan kami lebih siap dari start awal, jadi mereka lebih banyak tertekan,” timpal Marcus. Sementara itu, Fajar mengakui bahwa permainan dirinya dengan Rian belum maksimal terutama ada game kedua.

“Pada hari ini kami mainnya tidak maksimal, sebetulnya waktu di game kedua kami bisa lebih baik, tapi kami kalah start dan tidak bisa mengamankan game kedua,” ujar Fajar.

Published by Nuzul Khaila

Lakukan hal-hal yang kau pikir tidak bisa kau lakukan. Yakinlah kau bisa dan kau sudah separuh jalan menuju ke sana. Lakukan yang terbaik, sehingga kita tak akan menyalahkan diri sendiri atas segalanya.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *