PT Garuda Mataram Motor, Agen Pemegang Merk (APM) Volkswagen di Indonesia menyatakan belum akan memasarkan VW Golf MK8 yang merupakan versi terbaru Golf. Alasannya standar bahan bakar di Indonesia yang masih berstandar Euro 4 tidak cocok untuk mesin mobil ini. "Golf bukannya ngga ada, di sana (Jerman) tetap ada (dipasarkan). Cuma permasalahannya kita fuel, bensinnya," kata Chief Operating Officer Garuda Mataram Motor, Jonas Chendana di Kawasan GBK, Senayan, Jakarta, Sabtu (9/11/2019).

Volkswagen saat ini telah menerapkan standar Euro 6 untuk seluruh tipe terbaru kendaraan yang diproduksinya termasukGolf MK8 yang meluncur tahun 2019 ini. Karena alasan itulah, GMM memutuskan sementara waktu tidak akan menjual Golf di Indonesia dan model Golf terakhir yang dipasarkan adalah produksi tahun 2017. Principal Volkswagen di Jerman juga tak mengizinkan Golf terbaru dijual di Indonesia karena pernah terjadi dieselgate beberapa tahun lalu.

"Sementara belum tahu sampai kapan. Kita bolak balik lagi meeting. Tapi secara engine mereka ngga kasih. Karena engine mereka sudah Euro 6," ungkap Jonas.

Baca:  Ada Mobil Listrik, Pemerintah akan Cabut Kebijakan Bebas Pajak untuk Mobil Murah?
Tags: , , , ,
Avatar
Lakukan hal-hal yang kau pikir tidak bisa kau lakukan. Yakinlah kau bisa dan kau sudah separuh jalan menuju ke sana. Lakukan yang terbaik, sehingga kita tak akan menyalahkan diri sendiri atas segalanya.

Related Article

0 Comments

Leave a Comment