Kasus skandal 'selir' petinggi petinggi Garuda Indonesia membuat mantan Pramugara yang juga seorang penulis, Agung Webe angkat bicara. Saat menjadi narasumber Indonesia Lawyers Club ( ILC), Selasa (10/12/2019), Agung Webe meminta agar masyarakat membedakan antara skandal dan kasus penyelundupan. Di acara ILC yang bertajuk #ILCGarudaDiserempetMoge, Agung Webe mengungkapkan opininya terkait kasus penyelundupan dan dugaan skandal yang dilakukan eks Dirut Garuda, Ari Askhara.

Seperti diketahui, pada awal Desember, Dirut maskapai penerbangan Garuda Indonesia Ari Askhara yang dipecat Menteri BUMN, Erick Thohir. Ari Askhara atau yang bernama lengkap I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra dicopot dari jabatannya karena penyeludupan Harley Davidson dan speda Brompton. Setelah kasus pencopotan tersebut, 'borok' Ari Askhara secara perlahan terungkap ke publik, termasuk dugaan perselingkuhannya dengan pramugari.

Skandal ini sudah ramai dibicarakan di media sosial setelah salah satu akun Twitter membongkar dugaan skandal tersebut. Agung Webe pun tak menampik bahwa dugaan skandal ini lebih menarik daripada mengungkap kasus moge. "Masyarakat ini kalau dilihat dari medsos, sekarang sudah gak tertarik dengan kasus moge penyelundupan. Masyarakat gak akan panas. Kemudian ada kasus yang diduga soal skandal," sambungnya.

Kemudian, Agung Webe mengungkapkan bahwa kasus skandal ini bisa besar kemungkinan karena didukung oleh beberapa pihak "Mungkin saja kasus ini banyak yang mensupport, sehingga menjadi sangat besar sekali," imbuh Agung Webe. Namun Agung Webe menyayangkan yang banyak diekspos justru malah kasus skandal perselingkuhan.

"Mengapa kasus ini di blow up? Betul apa tidak?" ujar Agung Webe. Setelah itu, Agung Webe menjelaskan soal buku yang ia tulis yang berjudul Diary Pramugari 1 dan Diary Pramugari 2. Kedua buku tersebut mengungkapkan kisah dan keseharian seorang pramugari berdasarkan kisah nyata.

Baca:  Ruben Onsu dan Sarwendah Gelar Baby Shower Adat Jambi di Hotel Mewah, Intip Foto-fotonya

Pasalnya, Agung Webe sudah menjadi pramugara selama 21 tahun sejak tahun 1993 2014. Dalam bukunya, Agung Webe menjelaskan beberapa karakter paramugari, salah satunya adalah bergaya hedonis yang memecari petinggi Garuda "Pramugari yang tidak religius, hedonis, rela berpacaran dnegan siapapun, tidur dengan siapapun. Saya menyodorkan fakta," imbuh Agung Webe

Namun Agung Webe menegaskan kisah pramugari yang hedonis ini jangan disamaratakan dengan pramugari lainnya. Karena karakter pramugari hedonis ini hanya satu berbanding 100. Maka dari itu, Agung Webe menjelaskan bahwa skandal dan penyelundupan ini hanyalah ranah pribadi dan hukum

"Bagi saya, saya harus memisahkan kasus skandal dan kasus penyeludupan, karena ini adalah ranah pribadi dan hukum," "Walaupun kemudian ada tanggungjawab moral yang harus dipertanggungjawabkan ketika seseorang menduduki suatu jabatan," kata Agung Webe. Setelah itu, Agung Webe menjelaskan jika semua skandal berdasarkan bukunya Diary Pramugari 1 3 tersebut diungkap, maka akan banyak.

"Kalau skandal kasus sekarang diungkap di media massa, itu sudah banyak," ungkap Agung Webe "Jadi menurut Anda ini sudah menahun?" tanya Karni Ilyas Agung Webe pun menjelaskan kasus skandal seperti ini di setiap pekerjaan pasti terjadi, tidak hanya pramugari

"Bukan menahun, artinya di setiap sisi pekerjaan hal ini pasti terjadi. Gak hanya di ranah pramugari," jawab Agung Webe. Soal eks Dirut Garuda yang sedang diterpa isu perselingkuhan dengan pramugari, Agung Webe minta masyarakat bisa memisahkan. "Saya ingin mengajak masyarakat melihat dengan jernih, kalau itu kasus skandal seks cinta dan kehidupan itu adalah ranah privasi," ujar Agung Webe.

Menurutnya hal itu ada di ranah privasi dan tak bisa dituntut apapun juga. "Kecuali kalau pacar direksi direksi ini menganggu ritme kerja, bikin laporan seenaknya, ini yang ganggu ritme kerja," sambungnya. Agung Webe mengajak masyarakat untuk berpikir jernih membedakan kasus penyeludupan dan skandal yang diduga terjadi.

Baca:  Raffi Ahmad Sebut Peran Nagita Slavina Setelah Dapat Teguran dari MUI

Maka dari itu, Agung Webe mengingatkan agar pihak penyebar skandal ini jangan membuat kasus ini semakin panas "Skandal ini adalah ranah pribadi, yang seharusnya jangan menjadi supporting sebuah kasus jadi semakin panas,"t andasnya.

Tags: , , , , , , , , ,
Avatar
Lakukan hal-hal yang kau pikir tidak bisa kau lakukan. Yakinlah kau bisa dan kau sudah separuh jalan menuju ke sana. Lakukan yang terbaik, sehingga kita tak akan menyalahkan diri sendiri atas segalanya.

Related Article

0 Comments

Leave a Comment