Penyakit kanker juga bisa disebabkan karena kebiasaan yang salah dalam memakai celana dalam. Salah satu hal yang bisa memicu munculnya penyakit kanker adalah kebiasaan saat memakai celana dalam yang salah. Pasalnya kesalahan saat memakai celana dalam bisa mengganggu kenyamanan dan justru menimbulkan masalah baru.

Dilansir dari Kompas Health,khususnya para wanita banyak mengeluhkan masalah pada vagina, misalnya keputihan yang tak kunjung sembuh. Salah satu hal yang menyebabkan itu terjadi mungkin saja disebabkan karena salah pakai celana dalam. Asal tahu saja, infeksi pada vagina disebabkan oleh mikroba seperti bakteri dan jamur.

Jika tidak diobati dengan benar, maka dapat menyebabkan sejumlah masalah. Mulai infeksi saluran kemih hingga kanker rahim. Dan salah satu penelitian juga membuktikan bahwa salah pakai celana dalam juga turut andil di dalamnya.

Maka sangat penting khususnya bagi para wanita untuk mengetahui kebiasaan yang salah saat memakai celana dalam. Inilah tujuh kebiasaan salah saat memakai celana dalam Salah satu penyebab berkembangnya infeksi vagina adalah karena sebagian dari kita memiliki kebiasaan buruk.

Kebiasaan tersebut yaitu memakai pakaian dalam yang sama selama beberapa hari. Cairan disekresi ke celana dalam membuatnya menjadi tempat berkembang biak yang besar dari mikroba yang menjadi cikal bakal munculnya infeksi. Setiap habis berolahraga sangat disarankan untuk mandi lalu mengganti pakaian dalam.

Bila hal ini tidak dilakukan, keringat terakumulasi di celana dalam bisa menyebabkan infeksi pada vagina. Celana dalam model thong memang terlihat seksi. Tetapi thong bisa lebih ketat dibandingkan dengan pakaian biasa dan terlalu melekat pada vagina dengan sangat erat.

Sehingga salah pakai celana dalam model thong menyebabkan banyak gesekan dan konsekuensinya mengalami infeksi. Memakai pakaian dalam yang terbuat dari kain seperti renda, satin dapat juga menyebabkan infeksi karena dapat mengiritasi kulit sensitif pada vagina. Pilih bahan yang nyaman seperti katun untuk celana dalam penggunaan sehari hari.

Baca:  Ini Kata Dokter Ibu Hamil di Pekanbaru Rasakan Janin di Perutnya Berhenti Bergerak Hirup Asap

Salah pakai celana dalam yang lain adalah salah memilih ukuran. Jika celana dalam terlalu ketat, maka akan membuat sirkulasi udara menjadi tidak baik dan menyebabkan keringat berlebihan di daerah vagina. Inilah yang menyebabkan infeksi vagina.

Jika ingin menghindari iritasi dan infeksi pada vagina, gunakan deterjen organik atau sabun cuci yang ramah lingkungan. Pastikan untuk menjaga pakaian dalam dicuci, lalu disimpan di lemari, dalam tempat terpisah. Jika tetap menyimpannya di luar, debu dan mikroba bisa menempel pada pakaian dalam, sehingga lebih lanjut menyebabkan infeksi pada vagina.

Tags: , , , , , ,
Avatar
Lakukan hal-hal yang kau pikir tidak bisa kau lakukan. Yakinlah kau bisa dan kau sudah separuh jalan menuju ke sana. Lakukan yang terbaik, sehingga kita tak akan menyalahkan diri sendiri atas segalanya.

Related Article

0 Comments

Leave a Comment