Kota Jakarta akan menjadi tuan rumah penyelenggaraan Asean Bikers Gathering 2019 yang akan berlangsung selama dua hari, 20 21 Juli 2019 di Pantai Ancol, Jakarta Utara. Gunadi, Panitia Pengarah Asean Bikers Gathering 2019 dari Freeriders Indonesia mengatakan, event akbar ini akan dihadiri sekitar 10.000 bikers dari berbagai komunitas dan daerah di Indonesia dan akan dihadiri perwakilan bikers dari sejumlah negara Asia Tenggara, anggota Asean. Gunadi menjelaskan, event ini akan menjadi pembuka bagi aktivitas touring bikers lintas negara seiring dengan rencana Pemerintah Indonesia dan Malaysia membuka kerjasama penyeberangan kapal roro Dumai ke Malaka yang menurut rencana akan direaliasikan pada akhir tahun 2019 ini.

Gunadi menjelaskan, Asean Bikers Gathering 2019 ini juga akan menjadi wadah silaturahim diantara sesama bikers tanpa membedakan asal usul serta latar belakang komunitas dan kapasitas silinder motor yang digunakan. "Proyeksi kita akan ada sekitar 10.000 bikers yang akan bergabung di acara ini, mulai dari motor kecil, sedang dan besar. Bikers United yang menjadi penyelenggara event ini merupakan wadah dari para bikers. Di sana hanya ada logo Bikers United, IMI dan para sponsor," kata Gunadi saat ditemui di acara buka puasa bersama komunitas bikers di Menara 165 Jl TB SImatupang, Jakarta, Sabtu (11/5/2019) petang. Gunadi menjelaskan, dari luar negeri perwakilan yang sudah menyatakan akan hadir adalah dari Malaysia, Thailand, Vietnam, Timor Leste, Laos dan Brunei. serta peserta dari Australia sebagai peninjau.

Joel D Mastana, Managing Director PT IMI Mobilitas Indonesia mengatakan, kegiatan Asean Bikers Gathering 2019 juga akan membahas sejumlah tema penting. 1. Kabar baik dari Pemerintah Indonesia, Presiden Joko Widodo sudah setuju diwujudkannya Kapal Ferry (Roll On – Roll Off) dengan rute: Dumai – Malaka. Realisasinya direncanakan akhir Tahun 2019 (November or Desember) Diantaranya, sikap Indonesia terkait dengan kebijakan Carnet de Passage untuk kendaraan bikers yang melakukan aktivitas touring lintas negara. "Pemerintah Indonesia melalui IMI (Ikatan Motor Indonesia) bersama Bea Cukai RI (Customs) tetap memberlakukan Carnet bagi mobil/motor yang keluar masuk wilayah Indonesia," ungkap Joel.

Baca:  Ketua Umum Gaikindo Berharap GIIAS 2019 Berikan Inspirasi dan Bangkitkan Ide Terbaru Bidang Otomatif

Biaya Carnet di Indonesia adalah 25 persen dari harga faktur kendaraan sebagai jaminan (deposit) dan biaya administrasi FIM. Terdapat tiga jenis Carnet yang dkeluarkan oleh IMI. yakni Carnet 20 lembar, 10 lembar, 5 lembar. Joel menjelaskan, Carnet menjadi semacam paspor atau dokumen yang mengesahkan motor atau mobil yang sedang melakukan kegiatan touring lintas negara. Di Indonesia,Carnet hanya bisa diterbitkan oleh IMI dan berlaku selama satu tahun dengan biaya mulai dari Rp 1,2 juta sampai Rp 4 juta. Jenis Carnet 10 lembar bisa digunakan untuk touring lintas 5 negara bolak balik.

Joel menjelaskan, sejauh ini induk organisasi otomotif Malaysia tidak dapat mengeluarkan Carnet karena organisasi yang mengurus Carnet di negeri jiran ini sedang dibekukan. Sementara, besaran nilai Carnet du Malaysia adalah 100 persen dari harga faktur kendaraan. Lain halnya dengan Brunei, Joel menyebutkan, sistem barcode online di Brunei sulit diakses. Bikers lintas negara yang akan masuk ke Brunei harus datang langsung ke kantor bea cukai/customs di perbatasan. Joel menegaskan, pihaknya mendukung otoritas induk organisasi kendaraan bermotor Thailand kembali menjadi negara yang mengakui penggunaan Carnet dan menampung aspirasi bikers Malaysia untuk membuat Carnet di Indonesia.

Kita juga mendorong agar polis asuransi internasional yang sudah dimiliki oleh bikers ASEAN juga diakui oleh negara negara ASEAN lainnya, sehingga tidak perlu membeli produk asuransi lagi saat akan masuk/melintas di salah satu negara anggota ASEAN. Agar event ASEAN Bikers Gathering 2019 ini sukses, Gunadi dan Joel berharap Pemerintah Indonesia, terutama Kementerian Perhubungan dan Ditjen Bea dan Cukai mempermudah proses masuk bikers dari sejumlah negara ASEAN yang akan bergabung di acara ini. Gunadi menambahkan, event ini diharapkan juga bisa dihadiri para menteri di pemerintaah Jokowi Jusuf Kalla karena baik secara langsung maupun tidak langsung, kegiatan ini akan ikut mendorong geliat industri pariwisata di Indonesia dalam jangka panjang, terlebih jika kerjasama kapal roro penyeberangan Dumai Malaka jadi direalisasikan.

Baca:  Ini Deretan Foto Suzuki Gixxer SF 250 Cc yang Bakal Dirilis Hari Ini
Tags: , , , ,
Avatar
Lakukan hal-hal yang kau pikir tidak bisa kau lakukan. Yakinlah kau bisa dan kau sudah separuh jalan menuju ke sana. Lakukan yang terbaik, sehingga kita tak akan menyalahkan diri sendiri atas segalanya.

Related Article

0 Comments

Leave a Comment