Sebagai anak muda, kamu senang mencoba hal baru, termasuk urusan traveling. Makanya, kamu sering bosan dengan referensi destinasi wisata mainstream yang terasa terlalu “aman” dan hanya bisa lihat lihat saja. Namun, bukan Bandung namanya jika tidak punya tempat wisata yang masih jarang diketahui orang.

Buat kamu penyuka tantangan, berkunjung ke tempat wisata seperti ini pasti memberikan pengalaman baru tak terlupakan. Segera dan jelajahi 5 tempat wisata tersembunyi berikut ini. Kamu penggemar olahraga panjat tebing? Tebing Citatah yang berjarak sekitar 5 kilometer dari pintu keluar Tol Padalarang bisa jadi destinasi pilihan.

Tebing tebing di sini sering menjadi lokasi latihan militer Kopassus. Namun, pada akhir pekan, Citatah 48, Citatah 90, dan Citatah 125 juga dibuka untuk umum. Ssssttt… kamu bisa beraktivitas panjat tebing gratis lho di sini! Pemanjat pemula bisa coba menaklukkan Citatah 48 yang mempunyai ketinggian 40 50 meter.

Di puncak tebing batu kapur ini, berdiri Monumen Belati milik Kopassus yang menjadi simbol keberhasilan meraih puncak. Sementara, untuk Citatah 90 dan Citatah 125 memiliki tingkat kesulitan tinggi dan risiko besar, sehingga kedua tebing ini hanya boleh didaki oleh pemanjat profesional dan berpengalaman. Curug Batu Templek terbentuk sebagai dampak fenomena geologi langka.

Retakan kecil lempeng bumi yang muncul akibat pergerakan tektonis memberikan celah bagi air untuk keluar dari sela sela bebatuan. Berada di lokasi penambangan batu alam, belum banyak orang mengetahui curug yang terletak di daerah Pasir Impun, Bandung Timur. Waktu terbaik datang ke curug ini adalah saat musim hujan tiba, sekitar bulan September hingga Maret.

Saat itu aliran air cukup deras, berwarna kecoklatan, dan membuatnya terlihat unik ketika memancar dari celah bebatuan. Apakah Waduk Jatiluhur hanya bisa dinikmati dari tepian atau di tengah tengah waduk? Tentu tidak! Kamu bisa berkunjung ke Gunung Lembu, bukit setinggi 700 meter di atas permukaan laut, untuk menikmati panorama spektakuler Waduk Jatiluhur. Meski terdengar “pendek,” tetapi butuh usaha ekstra untuk menaklukkan medan menuju puncak Gunung Lembu.

Baca:  Kawasan Wisata Kawah Putih Kembali Dibuka Hari Ini Sempat Ditutup Akibat Karhutla

Kamu harus trekking selama sekitar 3 jam, melintasi hutan bambu lebat, hingga berjalan di atas lereng dengan kemiringan mencapai 45 derajat. Namun, setiba di puncak, dijamin seluruh peluh keringatmu terbayar lunas! Ingin menikmati suasana perkebunan teh di Bandung? Coba kunjungi Pangalengan, yang terletak sekitar 45 km di selatan Bandung.

Kamu bisa menjumpai Situ Cileunca dan Jembatan Cinta yang mulai menarik perhatian wisatawan. Lalu, susuri perkebunan teh Malabar untuk menyelami proses produksi teh, dari penanaman, pemetikan, hingga pengemasan. Sempatkan juga singgah di makam tuan tanah dermawan yang namanya termasyhur hingga kini, Karel Albert Rudolf Bosscha.

Sanghyang Heuleut berlokasi di Cipatat, Bandung Barat. Kamu bakal menjumpai laguna kecil yang bersembunyi di balik punggung tebing tebing tinggi dan hutan lebat. Tebing tersebut dulunya berasal dari letusan Gunung Sunda, sebuah gunung purba. Sementara, di kalangan masyarakat beredar mitos bahwa laguna ini adalah tempat mandi para bidadari! Untuk tiba di laguna berair jernih ini, kamu perlu trekking sekitar 2 jam dari titik kedatangan di kawasan PLTA Saguling.

Hati hati, jalurnya cukup curam dan licin. Namun, tentu saja kamu yang suka tantangan pasti akan tergugah untuk segera mencapai laguna para bidadari ini. Mana tempat wisata tersembunyi di Bandung yang ingin kamu kunjungi lebih dulu? Jika sudah menemukan jawaban, segera pesan tiket pesawat Sriwijaya lewat aplikasi Airy.

Temukan kemudahan perjalanan yang lebih fleksibel berkat fitur refund dan . Selain itu, rancang pula perjalanan bisnismu bersama Airy. Tak perlu khawatir soal harga dan transaksi di Airy, semua terjamin keamanannya dan bebas penipuan. Yuk, jelajahi tempat wisata tersembunyi di Bandung bersama Airy!

Baca:  Rekomendasi 5 Warung Sate Kambing Legendaris di Jakarta
Tags: , , , , , , ,
Avatar
Lakukan hal-hal yang kau pikir tidak bisa kau lakukan. Yakinlah kau bisa dan kau sudah separuh jalan menuju ke sana. Lakukan yang terbaik, sehingga kita tak akan menyalahkan diri sendiri atas segalanya.

Related Article

0 Comments

Leave a Comment