Edwin Hubble adalah seorang astronom dan kosmolog berkebangsaan Amerika. Edwin Hubble dianggap sebagai satu di antara astronom terpenting sepanjang masa.

Dia memainkan peran yang sangat penting dalam pendirian studi astronomi ekstragalaksi dan alam semesta yang teramati. Selain itu, Edwin Hubble juga menemukan bahwa berbagai objek yang sebelumnya disangka sebagai nebula ternyata adalah galaksi lain di luar Bima Sakti. Nama Edwin Hubble kemudian diabadikan menjadi nama sebuah teleskop, yakni Teleskop Luar Angkasa Hubble.

Edwin Powell Hubble lahir di Marshfield, Missouri, Amerika Serikat pada 20 November 1889 dari pasangan Virginia Lee Bubble dan John Powell Hubble. Ketika muda, kemampuan atletiknya justru jauh lebih baik dari kemampuan intelektualnya, meskipun dia juga mendapat nilai bagus di setiap bidang kecuali mengeja.

Hubble adalah atlet berbakat di berbagai cabang olahraga dan pernah memimpin tim basket kampusnya untuk memenangkan gelar. Hubble menyukai astronomi sejak kecil, namun terpaksa mengambil studi hukum untuk memenuhi keinginan ayahnya. Dia berkuliah di University of Chicago dan lulus pada 1910,

Edwin kemudian menghabiskan tiga tahun di The Queen’s College, Oxford untuk belajar hukum dan mendapatkan gelar magisternya. Selama berkuliah, dia sempat mengambil beberapa kuliah matematika dan sains. Hubble kemudian mengajar bahasa Spanyol, fisika, dan matematika di New Albany High School di Indiana.

Dengan bantuan mantanprofesornya, Hubble kembali ke University Chicago untuk belajar astronomi. Dia meraih gelar PhD pada 1917 dengan disertasi berjudul “Investigasi Fotografik dari Nebula Redup.” Hubble sempat menjadi sukarelawan Tentara Amerika Serikat dalam Perang Dunia Pertama.

Setelah perang berakhir, dia menghabiskan setahun di Cambridge untuk belajar astronomi. Pada 26 Februari 1924, Hubble menikahi Grace Lilian Leib.

Baca:  Peneliti Indonesia Dituntut Mampu Bersaing Secara Global Terkait Penerbitan Artikel

Edwin Hubble berkarier sebagai staf di Mount Wilson Observatory. Di observatorium tersebut, Hubble pada awalnya meneliti refleksi nebula di Galaksi Bima Sakti. Dia kemudian mengalihkan penelitiannya ke nebula spiral.

Status nebula spiral tidak jelas, apakah mereka sistem perbintangan (galaksi) seperti Bima Sakti atau hanya awan gas dan kluster bintang di dalam atau dekat Bima Sakti. Teori bahwa ada galaksi lain di luar Bima Sakti telah ditinggalkan pada paruh kedua abad ke 19. Pada 1923, Hubble menemukan bintang bintang Chepeid di Nebula Andromeda.

Fluktuasi cahaya bintang bintang tersebut memungkinkan Hubble menghitung jarak nebula menggunakan hubungan antara periode fluktuasi Cepheid dan keterangan cahayanya. Hasil hitungannya menunjukkan bahwa Nebula Andromeda berjarak sekitar 900.000 tahun cahaya. Padahal, batas terjauh Galaksi Bima Sakti diperkirakan hanya 300.000 tahun cahaya.

Jadi, dapat disimpulkan bahwa Andromeda pasti sebuah galaksi, bukan awan nebula atau kluster bintang di dalam Bimasakti. Penemuan Hubble ini meyakinkan para ilmuwan bahwa alam semesta terdiri dari banyak sekali galaksi. Pada awal pertengahan 1920 an, Hubble mulai melakukan riset baru bersama astronom Milton Humason mengenai pergeseran spektral dan jarak unik galaksi, khususnya tentang hubungannya dengan bumi.

Mereka berdua kemudian menerbitkan hasilnya pada 1929, berteori bahwa fenomena redshift di cahaya keluaran galaksi berbanding lurus dengan jarak di antara galaksi. Dengan kata lain, Hubble menyatakan bahwa fenomena redshift terjadisaat sebuah galaksi menjadi dua kali lipat lebih kuat ketika jaraknya juga menjadi dua kali lebih jauh dari galaksi lainnya. Hasil kerja mereka diterima dengan sangat baik.

Pada 1939, Hubble menerbitkan The Realm of the Nebulae, bagian dari risetnya di bidang astronomi ekstragalaksi. Hubble bekerja di Mount Wilson Observatory sampai 1942 ketika dia pindah bekerja di Aberdeen Proving Grounds selama Perang Dunia Kedua. Karena jasanya dalam perang, Hubble menerima Medal of Merit pada 1946. [ ]

Baca:  Pelaku Usaha Didorong Menjaga Iklim Keberlanjutan Manusia

Hubble mengalami serangan jantung pada Juli 1949 ketika berlibur di Colorado. Dia kemudian dirawat istrinya dan memulai mengubah jadwal diet dan kerjanya.

Dia tetap melakukan penelitian di Mount Wilson Observatory dan Palomar Observatory. Hubble meninggal karena cerebral thrombosis pada 28 September 1953 di San Marino, California. Tidak ada upacara pemakaman yang dilakukan padanya, dan istrinya juga tidak pernah mengungkapkan tempat pemakaman Hubble.

Tags: , , ,
Avatar
Lakukan hal-hal yang kau pikir tidak bisa kau lakukan. Yakinlah kau bisa dan kau sudah separuh jalan menuju ke sana. Lakukan yang terbaik, sehingga kita tak akan menyalahkan diri sendiri atas segalanya.

Related Article

0 Comments

Leave a Comment