Jogja bisa menjadi satu tempat wisata pilihan untuk kamu yang ingin merayakan liburan akhir tahun. Ada banyak tempat wisata instagramable di Jogja yang menarik untuk dikunjungi saat liburan akhir tahun. Selain memiliki pemandangan yang instagramable, tempat wisata di Jogja ini juga gratis dikunjungi.

Dirangkum dari berbagai sumber, berikut 14 tempat wisata instagramable di Jogja untuk liburan akhir tahun. Sekitar 48 menit dari kota Yogyakarta,CandiAbangtersebut terletak di Jogotirto, Kecamatan Berebah, Kabupaten Sleman. Panorama di sini tampak seperti perbukitan teletubbies. Candi tersebut sebenarnya hanyalah gundukan tanah di atas bukit.

Ketika musim hujan, candi abang ini akan berubah menjadi hijau, sedangkan saat musim kemarau candi tersebut akan berwarna merah, lantaran gersang. Dulunya candi Abang tersebut dianggap sebagai tempat yang suci, karena letaknya lebih tinggi. Candi Abang merupakan Piramida Pelindung Warga, sebab di lokasi ini ditemukan yoni. Dimana Yoni sebagai tanda peninggalan agama Hindu.

Hingga sekarang masyarakat setempat mempercayai mitos, karena candi tersebut dijaga oleh seorang tokoh yang disegani masyarakat. Ia adalah sosok Kyai Jagal dengan ciri tubuh besar dan berambut putih panjang. Jam buka 07.00 18.00 WIB. Disini pengunjung hanya memerlukan biaya parkir sekitar RP 5000/kendaraan roda empat dan Rp 2000 untuk kendaran bermotor.

Sebagai salah satu gunung berapi aktif di Indonesia, keberadaan Gunung Merapi tak serta merta menjadi momok masyarakat. Justru, dari Merapi, banyak rezeki yang bisa dipetik. Tidak hanya dari Sumber Daya Alam (SDA)nya saja, tapi juga sektor pariwisata. Di sekitar Gunung Merapi, tak sedikit spot yang dijadikan destinasi wisata kekinian.

Ada wisata susur lereng Merapi menggunakan Jeep hingga museum yang mengabadikan momen saat gunung itu meletus. Salah satu tempat wisata di lereng Merapi yang sedang hangat dibicarakan adalahBukitKlangon. Bukit ini sebenarnya adalah gardu pandang Merapi.

Tak heran, kamu bisa melihat gagahnya Merapi dari spot ini karena jaraknya hanya 4 km dari gardu pandang. Bukit ini terletak di Kalitengah Lor, Glagaharjo, Kec. Cangkringan, Kabupaten Sleman, DIY. Hanya berjarak kurang lebih satu jam dari Kota Yogyakarta.

Sesampainya di sini, kamu akan disapa oleh suasana sejuk khas pegunungan dengan angin semilir yang menyegarkan. Sebaiknya, kamu datang di pagi hari agar bisa menikmati kehangatan matahari menerpa kulit dan menambah vitamin. Karena menawarkan panorama alam yang hijau, tak jarang kamu akan mendengar cuitan burung burung yang melintas. Ini mampu membuat kamu lupa dengan padatnya kota dan tekanan saat bekerja.

Bagi penyuka downhill, kamu bisa mencoba jalur yang mampu memacu adrenalin ini dengan panjang trek sekitar 20 km plus dengan tingkat elevasi start dan finish kurang lebih 300 meter. Dengan trek sepanjang ini, pesepeda bisa menempuh waktu sekitar 1.5 jam. Berapa harga yang harus dibayar untuk mendapat swafoto yang bagus di sini?

Murah saja, kamu hanya perlu merogoh kocek untuk parkir, senilai Rp 2000 5000 untuk sepeda motor maupun mobil. Tak ada biaya masuk, alias gratis! Namanya mungkin masih terdengar asing, tapi setiap minggu pasti banyak orang yang datang. Kebanyakan mereka datang bersama keluarga, rekan kerja maupun pasangan.

Baca:  Bersih & Fasilitas Lengkap 7 Hotel Murah Dekat Malioboro Yogyakarta

Dengan begitu, kamu bisa menghabiskan waktu bersama orang orang terkasih di tempat yang menyenangkan. Bagi yang bertanya, apa kelebihanTebingBreksidibanding dengan destinasi wisata lainnya? Sebenarnya, tebing ini sama dengan tebing lainnya. Hanya saja, ada ukiran ukiran berukuran super besar yang menghiasi setiap dinding tebing.

Ukiran itu biasanya dijadikan tempat untuk berswafoto dan menjadi foto favorit pengguna Instagram. Tebing Breksi memang bisa diukir. Hal ini dikarenakan permukaan tebing itu adalah kapur. Tak heran, ada ukiran cukup besar yang menghiasi dinding dindingnya.

Hiasan itu tak hanya dijadikan tempat berswafoto, tapi juga tempat untuk melakukan foto pre wedding. Maka, tidak ada salahnya jika kamu mencoba berfoto di sini. Lokasi ini awalnya adalah lokasi tambang. Biasanya hanya ahli geologi yang berkunjung ke daerah tersebut. Namun, sejak tahun 2014, kegiatan penambangan di tempat ini ditutup oleh pemerintah.

Penutupan ini berdasarkan hasil kajian yang menyatakan bahwa batuan yang ada di lokasi penambangan ini merupakan batuan yang berasal dari aktivitas vulkanis Gunung Api Purba Nglanggeran. Sekitar 2015,TebingBreksiini diresmikan oleh Sri Sultan Hamengku Buwono X sebagai tempat wisata baru di Jogja. Objek ini kini menjadi jujukan wisatawan khususnya bagi orang orang yang suka dengan petualangan.

Jika kamu berkunjung kesini cukup dikenakan tarif parkir saja. Jam buka setiap harinya pukul 06.00 21.00 WIB. Pengunjung akan disajikan pemandangan wilayah Yogyakarta dan sekitaranya. Tak hanya di merapi, pengunjung dapat mencoba untuk sewa jeep kecil untuk berkeliling disekitar tebing.

Bukit Teletubbies yang terletak di area Gunung Bagus Paliyan, Gunung Kidul. Orang orang memanggil seperti itu karena memang bentuknya seperti gundukan, rumah para Teletubbies di televisi kanak kanak. Bukit tersebut merupakan sebuah hutan dan perkebunan penduduk setempat yang digarap oleh mereka menyerupai sebuah bukit di Pulau Sumba.

Pada awalnya, lokasi Gunung Bagus atau bukit teletubbies itu merupakan hutan jati milik Dinas Kehutanan DIY. Destinasi wisata ini sempat viral di media sosial lantaran mulai ramai dikunjungi oleh para pelancong dari berbagai daerah. Hamparan bukit nan hijau luas serata permadani, tentu tak bisa dipingkiri jika tempat ini menarik perhatian masyarakat dan pemburu foto untuk mempercantik instagramnya.

Bukit ini akan mulai menghijau ketika memasuki musim penghujan. Jika ingin berkunjung ke tempat tersebut sebaiknya pengunjung datang di pagi hari. Sebab, kamu dapat menikmati panorama alam yang menakjubkan denga warna langut biru yang cerah dan hamparan tanaman jagung yang semakin menyala. Obyek wisata yang hits sejak tahun 2014. Kaliburu sempat menjadi tranding topik karena keindahan panorama saat diabadikan di setiap lensa.

Mempunyai gardu pandang yang diberi nama pohon pinus. Pengunjung dapat melihat keindahan alam daerah Kuon Progo melalui gardu tersebut. Tak hanya gardu pandang yang ada dilokasi ini. Flying fox juga menjadi pavorit pengunjung ketika berada di wisata tersebut. Lokasi wisata Kaliburu berada di Kecamatan Kokap. Untuk masuk ke obyek wisara ini, pengunjung tak peru merogoh kocek dalam. Hanya cukup mengeluarkan sekitar Rp3000, saja sudah dapat memasuki wilayah tersebut.

Untuk menaiki obyek seperti gardu pandang dan bermain flying fox pengunjung memerlukan biaya tambahan. Panorama alam dari dataran tinggi memang selalu bagus. Tak heran, bukit maupun gunung selalu menjadi destinasi wisata favorit di Yogyakarta. SepertiKebunTehNglinggoyang berada di Perbukitan Menoreh, Kulonprogo.

Baca:  Kode Boarding Pass Pesawat Ini Menandakan Kemungkinan Kamu Tidak Dapat Kursi

Jika kamu mengunjungi tempat itu, kamu bisa melihat cantiknya lereng lereng berundak yang tertutup permadani hijau. Semakin keatas, semakin terlihat pula panorama delapan puncak gunung tinggi yang menjadi suguhan menawan untuk para wisatawan. Kedelapan puncak gunung itu adalah Gunung Merapi, Merbabu, Slamet, Prau, Ungaran, Sumbing, Telomoyo dan Sindoro.

Membayangkan suasananya saja sudah asyik, apalagi saat mengunjunginya. Tidak heran juga jika kebun teh satu satunya di kawasan itu menjadi spot favorit pengunjung untuk berswafoto ria. Uniknya, diKebunTehNglinggoini pengunjung diperbolehkan untuk berjalan jalan di sekitar kebun teh.

Akan tetapi, dengan satu syarat, kamu tidak boleh merusak tempat tersebut. Pasalnya, selain untuk menjaga kelestarian alam, kebun teh itu menjadi mata pencaharian penduduk setempat. Selain menjadi petani daun teh, penduduk juga membuka kawasan itu sebagai desa wisata. Dengan begitu, pundi pundi keuangan bisa bertambah.

Untuk tiket masuknya pengunjung hanya merogoh kocek hanya Rp5000, dan jika beruntung nanti akan mendapat gratis satu bungkus teh. Disini pengunjung akan dimanjakan dengan panorama sunsetnya jika berkunjung di sore hari. Embung Banjaroya Kalibawang terletak di Jl. Kalibawang Sendang Sono, Desa Banjaroyo, Kalibawang, Kabupaten Kulon Progo.

Pengunjung sangat disarankan ketika hendak mengunjungi tempat ini, kamu harus memilih cuaca yang cerah. Agar dapat melihat Gunung merapi dan Merbabu secara dekat dari waduk tersebut. Apabila memilih waktu di sore hari, Embung ini akan berubah menjadi oranye ke jingga lantaran terkena pantulan matahari yang akan tidur.

Untuk jam operasional Embung ini selalu buka dalam 24 jam. Pengunjung tidak dikenakan biaya masuk hanya saja dikenakan biaya tambahan seperti parkir kendaraan pribadi seperti Mobi Rp 5000 dan Motor Rp 2000. Nah, seperti ituah tempat rekomendasi wisata yang tak memerlukan biaya yang besar di Jogja. P Emandangannya pun tak kalah menarik perhatian mata. Mari agendakan liburan akhir pekan ini bersama orang terpenting dalam hidup ini.

Di sini anda akan diajak berdiri di atas awan. Pemandangan Kebun Buah Mangunan termasuk wisata baru yang sangat eksotik. Bagi kamu yang gemar dengan foto, lokasi ini tentu cocok menjadi pilihan berikutnya. Terletak di Jl. Imogiri Dlingo, Sukorame, Mangunan, Dlingo, Bantul. kamu dapat berkunjung ke lokasi ini pada jam 05.00 18.00 WIB.

Disini pengunjung cukup merogoh kocek Rp 5000. Sangat disarankan jika ingin berkunjung ke Mangunan, sebaiknya berangkat dari pukul 03.00WIB agar dapat menyaksikan berdiri di atas awan dan melihat matahari terbit. Di dengar dari namanya saja, wilayah hutan pinus tersebut sudah terbayang keindahannya.

Suara nyanyian dedaunan dan hembusan angin membuat kamu tak ingin meninggalkan lokasi ini. Kamu dapat mengunjungi berbagai macam tempat wisata pinus seperti Pintu Langit Dharmo, Bukit Lintang dan masih banyak lainnya. Hal ini dikarenakan, lokasinya yang berdekatan. Namun, untuk spot foto yang ada di setiap tempat tentu berbeda beda. Jika kamu cukup waktu untuk mengeliling semua spot foto gunakanlah sebaik baiknya.

Baca:  Alasan Media Asing Mengimbau Wisatawan buat Tidak Datang menuju Bali & Pulau Komodo

Setiap lokasi Hutan Pinus kamu akan merogoh kocek senilai Rp 5000. Akan tetapi, jika ingin berfoto di spot spot foto, kamu akan dikenakan biaya tambahan. Lokasi Jurang Tembelan dekat dengan Gardu Pandang Mangunan.

Biasanya wisatawan datang untuk mengabadikan momen saat matahari terbit. Hampir akhir pekan lokasi ini dipenuhi oleh muda mudi yang ingin memburu foto dan menikmati pemandangan dari atas perahu yang menjadi spot swafoto. Bagi kamu yang menuju ke lokasi itu, jangan lupa membawa kendaraan yang prima agar tak tersendat di tengah jalan.

Walaupun tempat terlihat kecil, namun lokasi ini memiliki 4 spot foto Jika kamu ingin menikmati suasana sore, bolehlahenciba berkunjung ke lokasi ini. Sebab, lokasi ini buka 24 jam. Apabila kamu ingin melihat keindahan sunrise pun bisa, asal kamu berangkat sebelum subuh.

Kurang lebih jam 03.00 WIB karena mengingat cuaca yang dingin dan perjalanan yang jauh. Obyek wisata ini pernah menjadi lokasi syuting ‘Keluarga Tak Kasat Mata’ yang diperankan oleh Miller Khan dan Aura Kasih. Seribu Batu Songgo Langit menawarkan wisata edukasi bagi anak anak dan keluarga.

Spot foto yang disugguhkan utamanya adalah rumah hobbit. Tak hanya itu disini pengunjung juga dapat membidikan kamera di area jembatan kayu yang menghubungan antara pepohonan seperti gardu pandang dan rumah pohon. Pemainan yang menguji adrenaline pun juga tersedia di kawasan tersebut.

Suasana hutan terasa asri sehingga dapat membuat pengunjung rileks sejenak dari rutinitas. Bangunan gereja kuno yang menyerupai bangunan Eropa tersebut terletak di daerah Gondomanan. Bangunan tua ini terkenal dengan nama Gereja Gotik.

Cukup menyita perhatian dikalangan pemburu foto karena mencoloknya menara yang tinggi terlihat dari jalan Prawirodirjan, Gondomanan, Kota yogyakarta. Gereja tersebut bukanlah tempat ibadah, melainkan rumah hunian. Lokasi ini sebeumnya sempat viral di tahun 2017. Akses tempat ini memang terdapat di kota, sehingga membuat bangunan ini dapat dijadikan pilihan pengunjung yang hendak berlibur ke daerah Istimewa tersebut.

Tugu Pal Putih atau Tugu Golong Giling ini tak asing di telinga. Sejarah tugu yang dibangun pada tahun 1755 oleh Sri Sultan Hamengku Buwono I ini menjadi simbolis dan menandakan garis batas antara gunung merapi, Keraton Yogyakarta dan Pantai Selatan. Ikon Yogyakarta ini konon katanya jika pengunjung dapat mengabadikan momen di Tugu tersebut maka mereka yang berfoto dapat kembali lagi ke Yogya. Lokasi yang tak jauh dari wisata kuliner ini dipenuhi pengunjung ketika menjeang malam.

Biasanya pengunjung mengabadikan momen di tengah Tugu sembari menunggu jalanan terlihat sepi. Agar mendapatkan latar belakang Tugu yang berlatar belakang lampu dan bangunan bersejarah. Kawasan Nol Kilometer, merupakan kawasan yang dikelilingi bangunan Belanda seperti Bank Indonesia, Bank BNI dan Monumen Serangan Umum 1 Maret.

Saat malam hari bangunan bangunan sinari lampu lampu yang sayup. Sehingga memunculkan kesan romantisnya sudut kota Yogyakarta. Jika ingin berkunjung ke lokasi ini, kamu juga dapat menikmati suasana Malioboro sembari membeli buah tangan untuk keluarga dan orang terkasih dirumah.

Tags: , , ,
Avatar
Lakukan hal-hal yang kau pikir tidak bisa kau lakukan. Yakinlah kau bisa dan kau sudah separuh jalan menuju ke sana. Lakukan yang terbaik, sehingga kita tak akan menyalahkan diri sendiri atas segalanya.

Related Article

0 Comments

Leave a Comment